4th IndoGreen Forestry Expo, 5-8 April 2012

IMG_1231

Hutan Indonesia adalah salah satu kekayaan alam Indonesia yang banyak sekali manfaatnya. Tidak hanya kayu, tetapi juga produk-produk hasil hutan lainnya seperti madu, minyak jarak, tumbuhan obat, dll. Sehingga bisa dibilang, hutan adalah lahan bisnis yang sangat menguntungkan.

Namun sayangnya, sedikit riset dari Internet menunjukkan perkembangan yang menyedihkan, bahwa luas hutan Indonesia semakin menciut: 162 juta hektar pada 1950, 110 juta hektar pada 2003, dan kini tinggal sekitar 94 juta hektar  pada tahun 2010 menurut riset Bank Dunia. Menurut Menteri Kehutanan pak Zulkifli Hasan di Kongres Nasional IMMPERTI (Ikatan Mahasiswa Muslim Pertanian Indonesia) di Lampung pada tanggal 23 Maret 2012, eksploitasi besar-besaran terjadi di hutan Sumatra, Kalimantan dan Indonesia Timur. Pemanfaatan kayu dari hutan, baik resmi oleh pengusaha-pengusaha yang mendapatkan HPH (Hak Pengelolaan Hutan) maupun pembalakan liar merupakan salah satu sebab dalam penyusutan luas hutan, disamping pembukaan lahan untuk kepentingan pertambangan, perumahan, perkebunan, dll.

Padahal, fungsi hutan di biosfer bumi ini sangat penting: penampung karbon dioksida, habitat hewan, dan penjaga kelestarian tanah dan siklus air. Dampak penyusutan hujan bisa terlihat jelas saat ini: perubahan iklim yang ekstrim, kepunahan spesies tertentu, panas bumi yang semakin meningkat, tanah longsor, kekeringan, dan kerusakan-kerusakan lainnya.

Dalam rangka menyadarkan kembali pentingnya hutan bagi kehidupan kita, disamping sebagai media untuk membuka peluang-peluang bisnis baru di bidang kehutanan dalam rangka mewujudkan Green Economy 2020, Kementerian Kehutanan mengadakan pameran kehutanan terbesar di Indonesia ini.

Bertempat di Assembly Hall 1,2 dan 3 Jakarta Convention Center, waktu kemarin (5/4/2012) saya berkunjung kesini, ternyata ada event-event lain yang diadakan secara bersamaan, sehingga kawasan Senayan nampak padat pengunjung. Setidaknya ada 2 event lain yang saya lihat, yaitu kebaktian pra-Paskah di Gelora Bung Karno, dan konser tribute Chrisye –  Kidung Abadi 2012 di Plenary Hall. Pantas banyak calo tiket yang menghampiri saya mulai dari area parkir motor..

Apa saja yang ada di pameran ini? Saya melihat bahwa pameran ini didominasi oleh suku dinas-suku dinas Kehutanan, Perkebunan dan Pertanian dari berbagai daerah di Indonesia. Masing-masing suku dinas menampilkan berbagai produk hutan khas dari daerah masing-masing.

IMG_1237 IMG_1238 IMG_1253 

Tapi tidak seluruh stand menampilkan produk-produk jadi. Beberapa stand juga mencoba mempromosikan wisata ke konservasi-konservasi alam.

IMG_1239 IMG_1240

Misal: dari stand suku dinas Papua, menampilkan berbagai olahan buah merah yang berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Rangka buaya yang ditampilkan juga cukup menarik perhatian pengunjung.

IMG_1244 IMG_1290 IMG_1289 IMG_1288

Dari stand suku dinas Banten, produk olahan jahe merah nampak ditampilkan sebagai primadona.

IMG_1245 IMG_1246

Stand Nusa Tenggara Timur mencoba mempromosikan wisata bahari bawah laut. Atau anda berminat untuk berenang bersama ikan hiu? Silahkan berkunjung ke stand teluk Cendrawasih

IMG_1251 IMG_1252  IMG_1243

Beberapa stand lain juga terlihat menarik. Contohnya stand Palintest yang menawarkan berbagai jenis alat pengukur kualitas air.

IMG_1274 IMG_1275

Atau stand Sumitomo Forestry yang menampilkan kiprah perusahaan tersebut dalam pengolahan kayu dan pelestarian kawasan hutan produksinya.

IMG_1266 IMG_1270 IMG_1271

Satu stand menampilkan berbagai produk hasil kayu daur ulang yang nampak menarik, terutama dari tekstur kayu yang dihasilkan.

IMG_1248 IMG_1249 IMG_1250

Stand suku dinas Jakarta dan Kepulauan Seribu menampilkan produk yang menarik: telur dan sate penyu, cuma …

IMG_1259 IMG_1260 IMG_1261

Di areal dalam pameran, nampak stand Mining Village yang berdiri megah, yang didalamnya terdapat display-display mengenai kiprah perusahaan tambang terkemuka seperti Adaro, Newmont, Antam dan lain-lain dalam pelestarian hutan, terutama rehabilitasi dan reklamasi kawasan eks tambang.

IMG_1256 IMG_1294 IMG_1298 IMG_1258

Salah satu stand menarik perhatian saya cukup lama, yaitu stand yang mempromosikan pemanfaatan biji pohon Nyamplung sebagai bahan baku biodiesel, yang menurut penjaga stand lebih tinggi nilai ekonomisnya dibanding biji jarak atau kelapa sawit sekalipun. Di tengah isu kenaikan harga BBM, stand ini menawarkan angin segar..

IMG_1285 IMG_1283 IMG_1282 IMG_1286

Beberapa stand juga menawarkan investasi kehutanan yang jargon-jargonnya cukup menarik. Dengan sejumlah uang tertentu, anda menjadi salah satu pemilik kawasan hutan tertentu, dengan imbal hasil yang bisa mencapai minimum 4 kali. Slogan “wariskan hutan, bukan hutang ke anak cucu kita” menjadi tagline yang catchy..

IMG_1232 IMG_1292 IMG_1293

Di salah satu sudut area pameran entah kenapa ada stand toko sepeda. Harga yang ditawarkan pun cukup menarik. Tapi yang paling menarik perhatian adalah sepeda kayu yang sepertinya sengaja ditampilkan demi menjaga keselarasan dengan tema pameran, hehehe..

IMG_1234 IMG_1235 IMG_1255 IMG_1303

Di area panggung utama berlangsung talkshow “Untung berlimpah dari Madu, Herba dan Produk Hutan non-Kayu” dengan narasumber pak Erzaldi Rosman bupati Kab. Bangka Tengah, dan pengusaha-pengusaha terkait dari propinsi Bangka-Belitung, Kalimantan Tengah, Pasuruan, dan Kalimantan Barat. Masing-masing mempromosikan berbagai produk unggulan non-kayu dari hutan di daerah masing-masing. Sang MC juga menyebutkan bahwa di akhir acara para pengunjung dipersilahkan untuk melobi masing-masing narasumber untuk peluang-peluang bisnis yang mungkin bisa dijalin.

IMG_1265

Walaupun fokus di pameran ini bukan untuk jualan produk layaknya pameran-pameran lain (karena saya tidak menemukan satu pun alat EDC), tapi setidaknya dengan mengunjungi pameran ini sedikit banyak membuka pengetahuan saya bahwa potensi hutan tidak hanya dari kayu saja, dan beberapa ternyata bisa mempunyai potensi keuntungan yang jauh lebih besar dari kayu. Apabila anda tertarik untuk berinvestasi di bidang agrobisnis, perkebunan atau kehutanan, sebaiknya pameran ini jangan sampai dilewatkan.

 

-Jakarta, 6 April 2012-

Masukan anda sangat berarti:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s