World Stamp Championship & Exhibition 2012, 18-24 Juni 2012

Logo Pameran

Ketika masih SD, saya punya hobi mengkoleksi perangko. Saya ingat betapa senangnya saya kalau menerima sepucuk surat dengan perangko yang belum saya punya tertempel di sudut amplopnya. Biasanya dengan hati-hati saya gunting sudut amplop tersebut, saya rendam di air selama 5 menit biar lepas lemnya, kemudian saya keringkan di depan kipas angin (di kemudian hari saya sempurnakan teknik ini dengan cara menjemurnya di bohlam lampu yang menyala, biasanya di lampu ruang tamu), kemudian setelah kering baru saya masukkan dengan rapi di albumnya. Tentunya ini teknik yang boleh dibilang kasar, karena setelah di riset, beberapa philatelist malah bertindak lebih jauh lagi: menggunakan sarung tangan ketika memegang koleksinya, menggunakan pinset ketika memasukkan dan mengeluarkan dari album, menggunakan heat gun untuk melepas lem nya, dan lain-lain

Hobi saya ini pun didukung almarhum tetangga saya, Pakde Cipto, dan beliau mewariskan 2 album perangko klasiknya kepada saya, beberapa di dalamnya adalah perangko-perangko langka dari manca negara. Almarhum Pakde Cipto memang philatelist sejati dan aktif berkorespondensi dengan sesama penggemar hobi ini dari seluruh dunia. Inggris, Amerika, Rusia, Denmark, Swedia, hampir dari seluruh negara dan benua, almarhum punya perangkonya.

Sayang, beberapa tahun lalu saya kehilangan 2 album perangko legendaris ini, sehingga membuat saya patah arang untuk melanjutkan hobi ini..

Kini, sebuah pameran diadakan di JCC Jakarta, bertemakan hobi yang saya tinggalkan bertahun-tahun lalu. Sekedar mengobati rasa kangen, saya pun meniatkan untuk mengunjungi dan melaporkannya kepada anda semua.

Pameran ini menempati exhibition Hall A dan B, ditambah dengan ruang Cendrawasih 1-3, sehingga boleh disimpulkan kalau gelaran event ini terbilang akbar juga. Untuk masuk ke pameran ini anda tidak dikenakan biaya karcis masuk.

Di pintu depan Hall A, sebuah VW dengan ornamen perangko nampak menambah kesan klasik dari hobi yang klasik pula.

VW Prangko

Di lobby depan Hall A, beberapa koleksi menjadi pengantar yang menarik mengenai isi pameran keseluruhan. Ada koleksi perangko bertemakan hewan, kebudayaan, negara, pesawat, dll. Favorit saya adalah koleksi bertemakan mendiang Princess Diana Spencer.

Koleksi-1Koleksi-2Diana-1Diana-2Diana-3

Lobby depan juga ditempati oleh playground kreasi Pos Indonesia, sangat menarik untuk mengenalkan anak-anak anda pada dunia philateli. Hari Selasa (19 Juni 2012) jam 10 pagi dijadwalkan ada penampilan band Wali di playground ini. Dan oh ya, band Wali ini pun ada lho perangko edisi spesialnya, hehehe…

Playground Pos IndonesiaWali-1Wali-2

Kolase Presiden RI ke-2 bapak Soeharto yang terbuat dari kumpulan perangko bergambar beliau menghiasi pintu masuk ke Hall A. Saya kagum dengan kegigihan pembuatnya untuk menghasilkan karya ini, salut!

Soeharto-1Soeharto-2

Di dalam Hall A, nampak berbagai stand dari perwakilan asosiasi-asosiasi philatelist dari seluruh dunia. Stand-stand dari UAE, Inggris, Pakistan, Suriname, Korea, Australia, dan lain-lain negara nampak mendominasi area Hall A ini. Di stand-stand ini anda bisa membeli berbagai prangko yang sudah dikemas dalam album-album untuk melengkapi koleksi anda. Para penjaga stand dengan ramah akan melayani anda, walaupun dengan bahasa Inggris yang terpatah-patah.

Exhibition Panorama B

Di beberapa sudut nampak stand-stand berbagai kerajinan nusantara seperti batik, tembikar, batu perhiasan, mutiara, dan lain-lain.

Tidak hanya prangko, di pameran ini juga dijajakan berbagai koleksi uang kuno bin klasik. Salah satu stand menjual koin-koin antik jaman Romawi Kuno dinasti Konstantinopel (300 – 330 masehi) dengan harga Rp. 200 ribu / koin nya. Kenapa harganya bisa terjangkau? Menurut keterangan penjaga stand, ternyata di benua Eropa dan Afrika, koin-koin antik ini bisa ditemukan dengan mudah saking banyaknya dan boleh dibilang berserakan dimana-mana. Koin-koin ini dibeli dengan harga murah, lalu disertifikasi di Amerika untuk membuktikan keasliannya, hingga akhirnya dibawa ke Indonesia.

Uang Kuno-1Uang Kuno-2Uang Kuno-3

Baliho Pos Indonesia menjadi center of attention di Hall A ini. Di sini anda bisa mendapatkan berbagai perangko terbitan Pos Indonesia untuk melengkapi koleksi anda. Sebuah stempel pos nampak menjadi barang yang dikerumuni para philatelist manca negara, yang dengan semangat membubuhkan stempel pada perangko-perangko yang baru dibeli.

Baliho Pos Indonesia-1Baliho Pos Indonesia-2Baliho Pos Indonesia-3Stempel Pos

Hall B adalah tempat lomba koleksi perangko diadakan. Nampak berbagai koleksi di display dalam berderet-deret frame acrylic, menanti penjurian. Nampak di gambar bahwa setting area display belum selesai, maklum saya datang pada hari pertama.

Hall A-1Hall A-2Hall A-4Hall A-3

Stand PERURI (Percetakan Uang Negara RI) juga terletak di Hall B ini. Menampilkan berbagai kreasi dari PERURI, seperti buku paspor, uang negara kita, uang negara lain yang penyetakannya di outsource ke PERURI, koin emas, dan sebagainya.

Peruri-1Peruri-2Peruri-3

Penutup: mengunjungi pameran ini sedikit banyak membawa nostalgia pada hobi saya terdahulu, dan membangkitkan kenangan soal Pakde Cipto. Semoga beliau tenang di sisi-Nya..

 

– Jakarta, 19 Juni 2012 –

Advertisements

Masukan anda sangat berarti:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s