Jakarta Motorcycle Show, 31 Oktober–4 November 2012

IMG_5551IMG_5390

Bagi sebagian besar orang (termasuk saya), motor adalah kendaraan pilihan yang ideal. Gesit untuk menembus kemacetan, irit bahan bakar, murah biaya perawatannya dan pajak tahunannya. Motor juga menawarkan sensasi berkendara yang lebih…. bebas. Mengutip suatu dialog di komik “My Favorite Bike”, dengan motor anda bisa kemana saja, kapan saja..

Tapi memang, tak sedikit juga yang berpandangan negatif terhadap kendaraan ini, kebanyakan menuding motor adalah biang kemacetan di kota-kota besar, Jakarta sebagai contoh yang paling gampang dilihat. Motor juga identik sebagai “biang kerok”, suka menerobos lampu merah lah, suka melawan arah lalu lintas lah, suka motong jalan seenaknya, suka menyerobot trotoar yang notabene adalah haknya para pejalan kaki, dll. Belum ditambah kalau turun hujan, para pemotor yang berteduh di bawah jembatan dan jalan layang semakin menambah kemacetan karena memakan sebagian besar sisi jalan.

Terlepas dari polemik tersebut, saya ingin menyampaikan laporan kunjungan ke salah satu event otomotif terbesar yang dikhususkan untuk dunia roda dua ini, yaitu “Jakarta Motorcycle Show” (JMS). Berikut laporannya..

Harga tiket masuk untuk pameran ini sebesar Rp. 10 ribu dari hari Rabu – Jumat, sedangkan untuk Sabtu-Minggu besok sebesar Rp. 15 ribu. Oh ya, dengan sekali beli tiket ini anda juga bisa mengakses pameran “Indocomtech” di ruangan sisanya (catatan: kata “sisanya” disini bermakna ironi, soalnya JMS hanya menempati Assembly Hall 1-3, sedangkan ruangan “sisanya” digunakan untuk pameran Indocomtech). Kesan saya, pameran JMS tahun ini sedikit kurang megah dibanding tahun-tahun sebelumnya..

Bila tujuan anda ke JMS adalah mencari helm dengan harga miring, anda bisa temukan stand-stand helm merk KYT, MDS, GM, INK, AGV dan lain-lain di area lobby Assembly Hall. Harga diskon yang ditawarkan cukup menarik, kira-kira lebih murah sampai dengan Rp. 200 ribu dari harga normal.

IMG_5391IMG_5540

 

Di area lobby ini saya juga melihat stand motor besar (istilah kerennya “moge”, motor gede) Victory dari Amerika. Model-modelnya mayoritas jenis touring. Di stand ini juga terdapat karya instalasi dari komponen-komponen motor, dengan mengambil tema monster Alien, jangan anda lewatkan kesempatan untuk berfoto di sini.

IMG_5394IMG_5395IMG_5397

 

Masih di area yang sama, stand importir umum ProBike nampak ambil serta pada JMS ini. Skuter Lambretta yang berwarna-warni chic cocok bagi kaum urban berjiwa muda dan fashionable. Bagi anda yang doyan memacu adrenalin, berbagai jenis motor tipe full-sport seperti Aprillia ASV-4 siap diboyong pulang.. kalau beli Smile with tongue out

IMG_5392IMG_5399

 

Masuk ke Assembly Hall, stand pabrikan big four (Yamaha, Honda, Suzuki, dan Kawasaki) nampak mendominasi area ini. Tapi yang paling dekat pintu masuk adalah stand KTM, sehingga saya mampir sebentar ke sini..

Di stand KTM, produk yang jadi highlight adalah KTM Duke 200 yang baru dirilis kurang lebih 4 bulan yang lalu. Mengusung mesin 200 cc dengan model streetfigher, produk ini siap bersaing dengan berbagai streetfigher yang sudah wara-wiri di Indonesia seperti Yamaha Scorpio, Honda Tiger, dan Bajaj Pulsar. Perlu diketahui bahwa KTM Duke 200 ini adalah kolaborasi antara KTM Austria dengan Bajaj India, dan basis produksinya pun di India juga. Namun sayang, harganya masih tergolong premium, dikisaran Rp. 65 jutaan.

IMG_5401IMG_5402

 

Lanjut ke sebelahnya adalah stand Yamaha. Model-model yang diusung masih berkisar di Jupiter (sekarang dengan teknologi fuel-injection, “FI”), V-Ixion yang modelnya diperbarui (facelift), serta berbagai matik andalan Yamaha seperti Mio, Soul, Xeon. Buat anda yang cari spot buat background foto, terdapat replika Yamaha M-1 beserta replika Jorge Lorenzo.

IMG_5403IMG_5410

 

Tepan di depan stand Yamaha adalah stand Suzuki. Paling gres di sini adalah Inazuma, satu lagi produk streetfigher yang meramaikan pasar motor premium di Indonesia. Di banderol sekitar Rp. 49 juta, mengusung mesin 250 cc, FI, pendingin cair, knalpot ganda, boleh dibilang motor ini memberikan variasi pada persaingan antara motor-motor premium 250 cc yang rata-rata didominasi tipe full-sport seperti Kawasaki Ninja 250 dan Honda CBR250.

IMG_5416IMG_5424IMG_5432

 

Stand hijau Kawasaki berada tepat di depan stand KTM dan Suzuki. Primadonanya masih New Ninja 250 FI dan Ninja RR 150. Untuk yang kelas super-premium terdapat juga seri ZX dan EN-6. Saya naksir sama Kawasaki Versys yang mengusung konsep supermoto, sangat gagah dan tangguh nampaknya..

IMG_5439IMG_5441IMG_5444IMG_5448

 

Lanjut mengelilingi area pameran, stand box motor SHAD menarik perhatian saya untuk berkunjung sebentar. Box motor dari Barcelona, Spanyol ini modelnya kelihatan kokoh bin kuat, serta sistem penguncian yang diklaim lebih maju setingkat dibanding produk sejenis, terutama pada pengunci base-plate nya. Salah satu kelebihan lainnya adalah adanya cargo strap pada bagian dalam box. Harganya pun cukup bersaing dengan GIVI yang sudah cukup punya nama di Indonesia. Selama pameran terdapat diskon 15%. Menurut penjualnya, model yang best-seller adalah yang kapasitas 48 liter, dengan 2 pilihan warna yaitu putih dan motif karbon, diusung dengan harga sekitar Rp. 1,7 juta (belum dengan diskon).

IMG_5457IMG_5459

 

Lanjut ke pabrikan besar terakhir, yaitu Honda. Di stand ini saya naksir berat ama SPGnya… eh bukan, sama CB150, motor streetfighter 150 cc terbaru keluaran Honda. Mengusung mesin yang serupa dengan CBR150 (DOHC, pendingin cair, FI), jelas bahwa Honda memberikan tantangan bagi Yamaha di kelas 150 cc. Persaingannya sekarang komplit: Honda Megapro VS Yamaha Byson, V-Ixion VS CB150. Sayang tadi saya tanya mbak-mbaknya, pricing nya belum dipastikan, tapi perkiraan awal di level Rp. 20 jutaan. Primadona lainnya adalah skuter premium PCX250 yang saya akui lebih gagah penampilannya dibanding PCX150, membuat saya berpikir ulang untuk ganti aliran ke motor matic.  Di stand Honda ini juga bisa anda temukan simulator mengemudi yang sepertinya sudah jadi ciri khas stand Honda di pameran manapun. Lalu terakhir di stand ini, saya melihat konsep skuter listrik yang diusung Honda seperti pada gambar di bawah ini, ada yang mau mengusulkan ke pak Dahlan Iskan untuk segera direalisasi? Open-mouthed smile

IMG_5469IMG_5489IMG_5505IMG_5514

 

Di sebelah stand Honda persis terdapat stand oli Federal. Silahkan mampir untuk memborong oli buat motor kesayangan anda. Replika motor tim Honda Gresini di stand ini juga bisa anda gunakan buat berfoto bersama.

IMG_5523IMG_5526

 

Secara keseluruhan, walaupun tak semegah biasanya, pameran JMS ini sangat menarik untuk dikunjungi, terutama bila anda sudah pasang niat ingin belanja sesuatu di sini, apakah sekedar aksesoris berkendara saja, atau satu unit motor baru sekalian..

– Jakarta, 2 November 2012 –

N.B: iya, iya, saya tahu, “mana nih laporan cewek-ceweknya? Banyak yang bening gak nih?”. Biar gambar-gambar di bawah yang menjelaskan  Smile with tongue out

IMG_5388IMG_5389IMG_5400IMG_5404IMG_5408IMG_5418IMG_5436IMG_5499IMG_5503IMG_5518IMG_5530IMG_5536IMG_5539IMG_5543IMG_5546

2 thoughts on “Jakarta Motorcycle Show, 31 Oktober–4 November 2012

Masukan anda sangat berarti:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s