Indonesia Banking Expo, 27 Juni-1 Juli 2012

banner

Sebagai seseorang yang bekerja di industri perbankan, adanya pameran ini menggelitik minat saya untuk melihat-lihat isinya. Berikut laporan singkatnya..

Nuansa perbankan mulai terasa dengan adanya unit-unit mobile banking di area lobby luar  Assembly Hall. Lumayan buat anda yang kemarin-kemarin belum sempat nge-print buku tabungan Open-mouthed smile

mobile banking unit

Masuk ke pameran dikenakan HTM Rp. 10 ribu. Setelah melalui security check, sebuah gapura yang di endorse oleh Bank Indonesia (BI) dan PERBANAS (Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional) tampak megah menghiasi area lobby dalam.

Gerbang Hall A

Berbagai stand dari bank-bank terkemuka nampak mendominasi area pameran, termasuk di dalamnya bank-bank syariah. Rata-rata menawarkan produk-produk dana dan pinjaman unggulan bank masing-masing. Bagi yang membuka rekening atau mengambil produk layanan lainnya di tempat akan mendapatkan berbagai goodie bag menarik.

BCABNIBSMBukopinMandiri

Stand dari LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) pun juga turut serta di pameran ini.

LPS

Selain dari bank, stand-stand dari para industri binaan bank pun juga ikut memeriahkan pameran ini. Kebanyakan dari industri-industri kreatif, sesuai dengan sub-tema pameran ini yaitu “Peran Perbankan dalam Pemberdayaan Industri Kreatif dan Keuangan Inklusif”. Saya sempat mencicipi kering ikan teri dari stand binaan BTPN, enak lho! Open-mouthed smile

BTPNBinaan BTPN

Seiring dengan ramainya dunia persepak-bolaan, produk binaan yang menjual berbagai jersey tim-tim kesayangan pun tersedia di pameran ini.

Jualan Kaos Bola

Oh ya, bicara soal industri kreatif, di dalam pameran perbankan ini juga ada sub-pameran yang “membonceng” bertajuk “Popcorn 2012: Pavillun Khusus Industri Animasi, Mainan dan Komik”. Sehingga jamak di dalam pameran kali ini juga ada stand-stand yang berjualan hal-hal tersebut.

popcorn

Salah satunya adalah stand di bawah ini, yang menjual berbagai model Gundam dengan harga diskon yang sangaaaaat atraktif. Andaikan saya tidak ingat kewajiban-kewajiban finansial bulan depan.. Smile with tongue out

Gundam Diskon

Stand Kinokuniya, toko buku besar dari Jepang, juga buka stand di sini, dengan dagangan utamanya adalah koleksi berbagai bundel komik-komik amerika berharga miring.

Diskonan Kinokuniya

Kemudian stand mini action figure, dimana yang menarik perhatian saya adalah maket X-Wing dan Luke Skywalker mini, secara saya termasuk Star Wars “fan boy” Open-mouthed smile

Mini Luke

Salah satu stand bahkan menyediakan video game machine, Street Fighter kalau tidak salah..

Main Video Game

Lalu yang menyita waktu saya cukup banyak di sini adalah stand Hanvon, produk tablet grafis untuk PC buatan Taiwan. Penjaga stand bernama mas Budi dengan ramah menjelaskan berbagai keunggulan produk ini, terutama dari segi fitur dan harga. Bagi anda yang berminat (terutama anda-anda yang berkecimpung di dunia desain grafis), outlet distribusinya ada di Mall Ambassador, Mall Pacific Place, dan di Mangga Dua. Saya mencoba sebentar, dan boleh diakui produk ini enak untuk digunakan, dan sensitifitasnya tidak kalah dengan produk sejenis yang sudah punya nama seperti Wacom atau Genius.

Hanvon 1Hanvon 2Hanvon 3

Kemudian bau harum dari stand penjaja Dorayaki (kue bolu khas Jepang) “memaksa” saya untuk menghampiri. Alih-alih beli dorayaki, saya malah beli kue sus yang dijual Rp. 10 rb / bungkus isi 8 potong Open-mouthed smile

Dorayaki 1Dorayaki 2

Stand dorayaki yang disebutkan di atas mengakhiri kunjungan saya kali ini. Ketika pulang saya berpapasan dengan kampanye salah satu pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur bernomor urut 3..

Jokowi 1Jokowi 2

Penutup: tema “keuangan inklusif” sangat menarik untuk ditindak lanjuti, karena sudah saatnya semua lapisan masyarakat punya akses ke jasa-jasa perbankan.

 

– Jakarta, 02 Juli 2012 –

Advertisements

World Stamp Championship & Exhibition 2012, 18-24 Juni 2012

Logo Pameran

Ketika masih SD, saya punya hobi mengkoleksi perangko. Saya ingat betapa senangnya saya kalau menerima sepucuk surat dengan perangko yang belum saya punya tertempel di sudut amplopnya. Biasanya dengan hati-hati saya gunting sudut amplop tersebut, saya rendam di air selama 5 menit biar lepas lemnya, kemudian saya keringkan di depan kipas angin (di kemudian hari saya sempurnakan teknik ini dengan cara menjemurnya di bohlam lampu yang menyala, biasanya di lampu ruang tamu), kemudian setelah kering baru saya masukkan dengan rapi di albumnya. Tentunya ini teknik yang boleh dibilang kasar, karena setelah di riset, beberapa philatelist malah bertindak lebih jauh lagi: menggunakan sarung tangan ketika memegang koleksinya, menggunakan pinset ketika memasukkan dan mengeluarkan dari album, menggunakan heat gun untuk melepas lem nya, dan lain-lain

Hobi saya ini pun didukung almarhum tetangga saya, Pakde Cipto, dan beliau mewariskan 2 album perangko klasiknya kepada saya, beberapa di dalamnya adalah perangko-perangko langka dari manca negara. Almarhum Pakde Cipto memang philatelist sejati dan aktif berkorespondensi dengan sesama penggemar hobi ini dari seluruh dunia. Inggris, Amerika, Rusia, Denmark, Swedia, hampir dari seluruh negara dan benua, almarhum punya perangkonya.

Sayang, beberapa tahun lalu saya kehilangan 2 album perangko legendaris ini, sehingga membuat saya patah arang untuk melanjutkan hobi ini..

Kini, sebuah pameran diadakan di JCC Jakarta, bertemakan hobi yang saya tinggalkan bertahun-tahun lalu. Sekedar mengobati rasa kangen, saya pun meniatkan untuk mengunjungi dan melaporkannya kepada anda semua.

Pameran ini menempati exhibition Hall A dan B, ditambah dengan ruang Cendrawasih 1-3, sehingga boleh disimpulkan kalau gelaran event ini terbilang akbar juga. Untuk masuk ke pameran ini anda tidak dikenakan biaya karcis masuk.

Di pintu depan Hall A, sebuah VW dengan ornamen perangko nampak menambah kesan klasik dari hobi yang klasik pula.

VW Prangko

Di lobby depan Hall A, beberapa koleksi menjadi pengantar yang menarik mengenai isi pameran keseluruhan. Ada koleksi perangko bertemakan hewan, kebudayaan, negara, pesawat, dll. Favorit saya adalah koleksi bertemakan mendiang Princess Diana Spencer.

Koleksi-1Koleksi-2Diana-1Diana-2Diana-3

Lobby depan juga ditempati oleh playground kreasi Pos Indonesia, sangat menarik untuk mengenalkan anak-anak anda pada dunia philateli. Hari Selasa (19 Juni 2012) jam 10 pagi dijadwalkan ada penampilan band Wali di playground ini. Dan oh ya, band Wali ini pun ada lho perangko edisi spesialnya, hehehe…

Playground Pos IndonesiaWali-1Wali-2

Kolase Presiden RI ke-2 bapak Soeharto yang terbuat dari kumpulan perangko bergambar beliau menghiasi pintu masuk ke Hall A. Saya kagum dengan kegigihan pembuatnya untuk menghasilkan karya ini, salut!

Soeharto-1Soeharto-2

Di dalam Hall A, nampak berbagai stand dari perwakilan asosiasi-asosiasi philatelist dari seluruh dunia. Stand-stand dari UAE, Inggris, Pakistan, Suriname, Korea, Australia, dan lain-lain negara nampak mendominasi area Hall A ini. Di stand-stand ini anda bisa membeli berbagai prangko yang sudah dikemas dalam album-album untuk melengkapi koleksi anda. Para penjaga stand dengan ramah akan melayani anda, walaupun dengan bahasa Inggris yang terpatah-patah.

Exhibition Panorama B

Di beberapa sudut nampak stand-stand berbagai kerajinan nusantara seperti batik, tembikar, batu perhiasan, mutiara, dan lain-lain.

Tidak hanya prangko, di pameran ini juga dijajakan berbagai koleksi uang kuno bin klasik. Salah satu stand menjual koin-koin antik jaman Romawi Kuno dinasti Konstantinopel (300 – 330 masehi) dengan harga Rp. 200 ribu / koin nya. Kenapa harganya bisa terjangkau? Menurut keterangan penjaga stand, ternyata di benua Eropa dan Afrika, koin-koin antik ini bisa ditemukan dengan mudah saking banyaknya dan boleh dibilang berserakan dimana-mana. Koin-koin ini dibeli dengan harga murah, lalu disertifikasi di Amerika untuk membuktikan keasliannya, hingga akhirnya dibawa ke Indonesia.

Uang Kuno-1Uang Kuno-2Uang Kuno-3

Baliho Pos Indonesia menjadi center of attention di Hall A ini. Di sini anda bisa mendapatkan berbagai perangko terbitan Pos Indonesia untuk melengkapi koleksi anda. Sebuah stempel pos nampak menjadi barang yang dikerumuni para philatelist manca negara, yang dengan semangat membubuhkan stempel pada perangko-perangko yang baru dibeli.

Baliho Pos Indonesia-1Baliho Pos Indonesia-2Baliho Pos Indonesia-3Stempel Pos

Hall B adalah tempat lomba koleksi perangko diadakan. Nampak berbagai koleksi di display dalam berderet-deret frame acrylic, menanti penjurian. Nampak di gambar bahwa setting area display belum selesai, maklum saya datang pada hari pertama.

Hall A-1Hall A-2Hall A-4Hall A-3

Stand PERURI (Percetakan Uang Negara RI) juga terletak di Hall B ini. Menampilkan berbagai kreasi dari PERURI, seperti buku paspor, uang negara kita, uang negara lain yang penyetakannya di outsource ke PERURI, koin emas, dan sebagainya.

Peruri-1Peruri-2Peruri-3

Penutup: mengunjungi pameran ini sedikit banyak membawa nostalgia pada hobi saya terdahulu, dan membangkitkan kenangan soal Pakde Cipto. Semoga beliau tenang di sisi-Nya..

 

– Jakarta, 19 Juni 2012 –

Made in Indonesia, 16-20 Mei 2012

Sebelum saya mulai laporan saya kali ini, saya ingin meminta bantuan anda sedikit: mohon anda lihat barang-barang yang anda punya saat ini, atau yang baru anda beli belakangan ini, dan lihat di labelnya buatan dari negara manakah barang tersebut. Saya berani tebak, pasti kebanyakan bertuliskan “made in China”, “made in Thailand”, dan mungkin beberapa bahkan “made in Japan” atau made in USA”. Kemudian, saya ingin anda memikirkan sejenak, apa saja sih barang-barang yang biasa kita temui yang berlabelkan “made in Indonesia”..

Bingung menjawabnya? Mungkin pameran yang saya kunjungi tadi bisa sedikit banyak menjawab pertanyaan tersebut..

Seperti judulnya, pameran ini mencoba mengangkat berbagai kreasi dan produksi anak bangsa kita. Dan dari apa yang saya lihat, saya bisa mengatakan bahwa sudah saatnya bangsa kita berbangga dengan apa yang bisa dihasilkan oleh anak bangsa kita sendiri. Kualitas dan inovasi produk-produk kita tidak kalah dari produk-produk buatan luar negeri, bahkan beberapa sudah berhasil meraih kesuksesan di pasar internasional.

Mari kita mulai.. Pertama, tentunya kerajinan tangan (handicraft) masih merupakan daya tarik dan bahkan terasosiasikan dengan label “buatan Indonesia”. Di pameran ini anda akan menemukan bahwa batik, kain tradisional, pernak-pernik etnik, perhiasan dan lain-lain masih mendominasi area pameran.

Di salah satu sudut area  pameran saya menemukan stand yang menjual berbagai kerajinan kulit seperti dompet, ikat pinggang dan lain-lain dengan satu harga Rp. 50 ribu, all items. Saya menyempatkan diri untuk membeli ikat pinggang hitam di stand ini (berhubung ikat pinggang yang lama kulitnya sudah mulai rusak).

Lalu seorang salesperson dengan ramah menyapa saya dan menawarkan produknya, yaitu tinta printer bermerk “F1”, asli produksi dalam negeri. Sang salesperson menjelaskan bahwa tinta ini kompatibel dengan printer-printer inkjet ternama seperti Epson, Canon, HP, dan lainnya, baik printer rumahan maupun large-format printer. Saya menanyakan apakah mereka menjual dalam bentuk replacement cartridge juga, yang sayangnya dijawab “tidak pak, kami hanya produksi tintanya saja. Untuk pengaplikasian, masih menggunakan metode suntik cartridge, atau kalau printer bapak yang kayak Epson dengan teknologi ink-tank, tidak perlu disuntik lagi pak”. Sedikit interogasi tambahan, saya mendapatkan info bahwa pabriknya di Sentul, Bogor, dan untuk saat ini produk-produknya baru bisa dijumpai di toko-toko komputer, berhubung kantor sales representative nya kebetulan juga di daerah sentra komputer, yaitu di Mangga Dua, Jakarta Pusat sana.

Maket pesawat CN-235 buatan PT. Dirgantara Indonesia nampaknya menarik untuk difoto, sehingga saya menyempatkan mampir sebentar di stand yang terletak di area lobby. Sambil mengambil foto, terpikirkan oleh saya, “pernah ada kasus CN-235 jatuh gak sih?”. Sedikit survey di Internet, saya mendapatkan bahwa sejak pesawat ini di produksi dari tahun 1983 hingga sekarang, baru ada 3 insiden yang berakibat fatal dan dikategorikan sebagai “notable accidents” di Wikipedia. Silahkan dilihat di sini untuk informasi lengkapnya.

Oh ya, sadar tidak sadar, ternyata helm INK dan KYT yang mungkin sering anda lihat di mana-mana, ternyata produksi dalam negeri lho! Untuk ukuran helm lokal yang sudah mendapatkan sertifikasi DOT (Department of Transport, Amerika), tentunya ini prestasi yang bisa dibanggakan.

Sedikit bincang-bincang dengan mas-mas penjaga stand, untuk INK MH-1 (seperti yang saya ceritakan di liputan Otobursa minggu lalu) masih dibanderol seharga Rp 400 rb. Line-up unggulan untuk INK adalah helm modular yang saya lupa tipe apa namanya, seharga Rp 1.06 juta. Disainnya futuristik, lancip seperti kepala elang, dan sudah dilengkapi double-visor dan pengunci helm biar tidak dicuri. Alternatif yang lebih murah ditawarkan oleh KYT, dengan disain kepala elang yang mirip, cuma sedikit lebih berat daripada INK, dihargai Rp. 475 ribu.

Kalau anda pernah  memperhatikan, di bis-bis antar kota dan kendaraan angkut berat lainnya, suka ada tulisan “karoseri buatan New Armada, Indonesia”. Nah, kalau anda penasaran “kayak apa sih susahnya bikin karoseri? bisa dibikin di Indonesia berarti gak susah dong?”, mungkin maket model yang terdapat di stand New Armada ini bisa menjawab rasa penasaran anda. Dan oh ya, dengar-dengar bis-bis yang menggunakan karoseri ini sudah di ekspor hingga ke Thailand dan Singapura lho!

Salah satu stand menampilkan kendaraan-kendaraan mini untuk keperluan mobile store dan pengangkut sampah.

Inovasi penghemat BBM berjudul “Eco Power Booster” yang pernah saya baca di suatu surat kabar ternama ternyata hadir juga di pameran ini. Teknologinya menggunakan air yang di “suntikkan” pada proses pembakaran di dalam mesin, sehingga hasil akhirnya adalah proses pembakaran yang lebih sempurna. Alhasil, efisiensi penggunaan bahan bakar meningkat, emisi jauh lebih bersih, dan endapan karbon lebih minim.

Seorang penjaga stand agak sedikit memaksa saya untuk mampir sebentar di stand nya, yaitu stand cairan pembersih “Power Kleen”. Sang penjaga stand menjelaskan kelebihan produk ini, yaitu sanggup meluruhkan kotoran yang sebandel apa pun. Aplikasinya meliputi sebagai engine degreaser, pembersih jamur kaca mobil, pemoles lantai, dan lain-lain. Karena demonstrasi yang dilakukan sang penjaga stand cukup meyakinkan (noda oli yang pekatnya minta ampun bisa luruh dalam sekejap, dari karpet pula), dan kebetulan saya juga butuh membersihkan kaca mobil saya dari kerak-kerak jamur, akhirnya saya beli sebotol seharga Rp. 80 ribu (harga normalnya Rp. 100 ribu). Agak disayangkan mendengar dari sang penjaga stand bahwa untuk saat ini produk ini belum di rilis secara bebas, masih dalam tahap “bergerilya” dari satu pameran ke pameran lainnya, dari satu bazaar ke bazaar lainnya. Tambahan info: bahan aktifnya sodium. Saya sempat bertanya “keras dong bang?”, “gak kok pak, keras kalo di minum, hehehe, buat di tangan aman kok” (sambil menyemprotkan cairan pembersih tersebut ke tangannya).

Apa lagi yang menarik ya? Oh ya, makanan! …

Dari dunia kuliner, satu stand nampak ramai dikunjungi orang-orang, yaitu stand “Chocodot”, produsen coklat dari Garut. Coklat yang ditawarkan bermacam-macam, mulai dari milk chocolate, dark chocolate, bahkan white chocolate. Kemasannya diberi judul yang lucu-lucu dan agak nyleneh, semisal “coklat anti galau”, “coklat gawat darurat”, “coklat enteng jodoh”, dan lain sebagainya. Untuk yang kemasan batangan 3×4 blok, dihargai Rp. 18 ribu, sedangkan untuk yang kemasan botol kapsul, Rp. 25 ribu. Saya beli beberapa untuk dicoba, dan ternyata rasanya enak, terutama yang dark chocolate. Sayang tidak ada varian yang berisi kacang-kacangan, paling adanya varian campur dodol ama campur korma..

Di pameran ini hadir juga stand Cimory, produsen susu dan olahan susu lainnya yang sudah punya nama besar di Indonesia.

Sebagai penutup kunjungan, saya mampir sebentar ke stand Delfi, buat beli satu pak hot chocolate drink nya. Satu pak isi 20 sachet dihargai Rp. 40 ribu, dan pembelian di pameran mendapatkan hadiah langsung 1 mini-mug cantik.

Penutup: saya jadi teringat kata-kata seseorang (lupa siapa), yang pernah mengatakan begini, “bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai hasil karyanya sendiri”. Mungkin dengan mengunjungi pameran ini, sedikit banyak saya bisa menunjukkan penghargaan tersebut. Bagaimana dengan anda, sudahkah anda berbangga dengan label “made in Indonesia”?

– Jakarta, 19 Mei 2012 –

Otobursa Tumplek Blek! 12-13 Mei 2012

Salah satu ajang otomotif terbesar tiap tahunnya, yaitu “Otobursa Tumplek Blek”, kembali di gelar di Jakarta. Tepatnya di area Parkir Timur Senayan. Di event ini anda bisa menemukan berbagai pernak-pernik otomotif (baik untuk mobil maupun motor). Juga terdapat berbagai acara menarik seperti show mobil-mobil bigfoot menggilas mobil, sexy dance, live show performance dari berbagai band, dll.

Baik, saya mulai cerita kunjungan saya.. Tadi sengaja saya datang pagi, sekitar jam setengah 10-an sudah di lokasi. Hal ini karena mengambil pelajaran dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, dimana pengunjungnya membludak, sampai-sampai musti berjibaku buat sekedar mencari slot parkir. Tentunya keadaan ini dimanfaatkan oleh para “juru parkir ilegal” yang menggunakan event seperti ini untuk mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya. Bahkan terang-terangan mengutip uang parkir tambahan di luar tarif resmi. Ah, sudahlah…

HTM event ini Rp. 25 ribu / orang. Sambil menunggu gate masuk dibuka, mata saya sempat tertarik ke sebuah VW warna merah jambu yang memasang plakat “dijual” di kaca depannya. Harga yang ditawarkan Rp. 27.5 juta. Saya lupa keluaran tahun berapa dan lupa menanyakan sama yang punya, mohon maaf Smile with tongue out

Gate masuk dibuka sekitar jam 10. Dari pintu masuk, di sebelah kanan nampak panggung untuk pertunjukan live performance, dan juga stand tabloid Otomotif. Oh ya, sekedar menambahkan, event ini tiap tahunnya diselenggarakan oleh tabloid Otomotif. Mengitari area ini sebentar, dan menemukan sebuah Toyota Avanza dan Honda CBR-250 di beri plang “Best Car and Bike of The Year 2012”. Hmm.. apa ini pertanda saya harus ganti motor ke CBR-250? Hehehehe…

Car & Bike of The Year 2012IMG_2071

Di sebelah kiri pintu masuk, stand Honda (yang mobil yah) dan stand Toyota nampak berdiri megah, dan seakan-akan bersaing dalam megah-megahan. Stand Honda menawarkan VIP lounge bagi pemilik Honda, lengkap dengan kafetaria, musholla eksklusif, dll sebagainya. Sedangkan di stand Toyota nampak menawarkan berbagai atraksi, salah satunya mesin game “3-point basket shoot” yang mirip di stand-stand pasar malam. Lupa bertanya apa hadiahnya kalau berhasil menang..

Di antara stand Toyota dan stand Toyota, nampak stand kontes modifikasi skubek. Salah satu desain terbaik adalah konsep skubek emergency rescue, agak sedikit ironis mengingat tragedi jatuhnya pesawat Sukhoi baru saja terjadi hari-hari kemarin..

Skutik ConteztJuara 1 Skubek Kontezt

Stand majalah CAR menawarkan sensasi test-drive. Mobil-mobil yang ditawarkan untuk di test-drive meliputi Ford Fiesta, Smart Four-Two, KIA Rio, dll.

Test Drive CAR-1Test Drive CAR-2

Stand Astra Honda Motor masih menampilkan tema “Safety Riding Campaign”. Tentunya dengan primadonanya adalah Training Simulator yang harus diakui sangat canggih untuk mensimulasikan kondisi jalan raya aktual. Nampak peminatnya cukup banyak di stand ini. Disini juga menampilkan unit CBR-250 replika Repsol-Honda dan warna merah-biru-putih.

AHM Safety-1AHM Safety-2CBR250 RepsolCBR250 BlueWhite

Masuk ke gerbang utama lokasi pameran, gapura dengan tagline “Menenggang Rasa di Jalan, Menuai Asa di Masa Depan” nampak mencolok perhatian. Mungkin untuk membangun kesadaran “seng waras ngalah” bagi para pengguna jalan Smile with tongue out

Pintu Depan

Dari kubu Kawasaki, menampilkan ER-6n dan ZX-10 sebagai magnet pengunjung. Dan oh ya, wet t-shirt photography contest dengan model-model sexy. Sayang mulainya agak siangan, sekitar jam 1-an >.<

ZX-10ER-6nWet Contest

Stand-stand helm motor nampak meramaikan arena plaza Parkir Timur Senayan. Salah satu helm yang saya incar adalah INK MH-1, helm yang bisa bermetamorfosis dari half-face menjadi full-face dan sebaliknya. Tapi beda dengan helm modular (yang bagian chin-guard nya bisa dilipat ke atas), helm ini sistemnya  knock-down, jadi bagian chin-guard bisa dilepas sama sekali, sehingga menjadikan helm ini layaknya helm half-face umumnya. Dilengkapi dengan double-visor dan anti-theft system (ada lubang untuk menyambungkan ke rantai pengaman), helm baru ini dibanderol Rp. 400 rb selama pameran (harga normal Rp. 450 rb).

INK MH-1

Helm ZEUS juga menampilkan berbagai model helm yang cocok untuk anak skutik atau anak Vespa.

Helm ZEUS

Salah satu daya tarik event “Otobursa” ini adalah adanya lapak-lapak jualan layaknya lapak kaki lima. Di sini anda bisa menemukan berbagai komponen dan pernak-pernik lainnya seperti tas, jaket, dll. Kebanyakan adalah komponen-komponen bekas yang masih diburu di kalangan peminat otomotif hard-core. Sebut saja misalnya komponen motor jadul macam CB100, setir mobil BMW dan Mercy keluaran lama, headlamp bekas, dll. Beberapa lapak bahkan menjual motor antik bin unik, satu unit full. Nampak ada CB-100, DAX, Monkey, dll.

Lapak1Lapak2Lapak3Lapak5Lapak6Honda DAXCB100 Dijual

Di lapak Honda antik, saya naksir sama emblem Honda jaman dahulu kala..

Lapak4

Stand mainan model pun juga banyak dihampiri para pengunjung..

Toys

Stand MotoBatt membuat saya mampir sebentar. Di sini ditawarkan aki dengan teknologi gel, selangkah lebih maju daripada aki maintenance-free umumnya yang masih berbasis cairan. Untuk yang buat motor Tiger saya (7 A), di banderol Rp. 198 ribu selama pameran.

MotoBatt

Jangan khawatir kelaparan di event ini, tersedia food court yang lengkap dengan berbagai pilihan makanan. Tadi sih saya makannya kebab Baba Raffi, ternyata enak juga (baru tahu) Smile with tongue out

Food Court

Stand spesialis motor besar ProBike nampak menghadirkan MV Augusta dan Kawasaki ZX-10 sebagai primadona utamanya. Tersedia juga Yamaha R6, Kawasaki D-Tracker, dan berbagai moge (motor gede) lainnya.

ProBikeMV Augusta

Modifikator motor besar juga turut serta di event ini. Ada 2 yang saya lihat, yaitu BikersStation dan Studio Motor. Yang Studio Motor ternyata dekat rumah saya, di jalan Kesehatan, Bintaro, sebelum Holland Bakery. Tapi kok tidak nampak kehadiran stand Kick-Ass Chopper ya tahun ini? Tahun lalu sih ada..

StudioMotor-1StudioMotor-2StudioMotor-3BikerStation-1BikerStation-2

Melangkah keluar dari area Plaza, di lapangan dekat area Musholla, nampak persiapan untuk atraksi gilas mobil sedang disiapkan.

Gilas1Gilas2

Dan tentunya dunia otomotif tidak lepas dari kehadiran wanita-wanita cantik yang memberikan warna tersendiri di event-event sejenis ini..

Cewek-1Cewek-2Cewek-3Cewek-4

Puas keliling-keliling, akhirnya saya menutup kunjungan saya kali ini sekitar jam 11.30. Nampak di pintu keluar, arus para pengunjung yang baru datang semakin deras. Katanya sih makin sore makin seru acara-acaranya. Silahkan anda cek sendiri lah..

Penutup: bagi peminat otomotif, tentunya anda tidak akan melewatkan event akbar tahunan ini bukan?

Tips: kalau anda berniat kemari, jangan lupa bawa payung. Sangat berguna ketika cuaca sangat terik (seperti tadi) atau ketika tiba-tiba hujan..

– Jakarta, 12 Mei 2012 –

InaCraft 2012, “The 14th Jakarta International Handicraft Trade Fair”, 25-29 April 2012

Inacraft2012-047

Mungkin bila anda mencari 1 event yang patut ditunggu tiap tahunnya, salah satunya adalah ajang pameran kerajinan tangan yang satu ini..

 

Tidak salah bila pameran ini menyebut dirinya sebagai “the biggest and the most complete exhibition of gifts and housewares”, karena penyelenggaraannya boleh dibilang sangat total. Mulai dari Assembly Hall, Plenary Hall, Function Room, sampai ruangan Cendrawasih yang ada di lower ground, semuanya terpakai untuk event yang satu ini.

 

Dari hari pertama pameran, pengunjungnya sudah padat dan penuh sesak. Memang dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, animo masyarakat terhadap pameran ini sangat, sangatlah besar.

Inacraft2012-001 Inacraft2012-002 Inacraft2012-006 Inacraft2012-003 Inacraft2012-008 

 

Rata-rata para pengunjung (entah demi menyesuaikan diri dengan tema pameran atau bukan), mengenakan batik dan kain-kain tradisional lainnya. Rasanya saya jadi salah kostum sendiri dengan baju kantor saya, hehehe..

 

Pengamanan hari pertama agak terlihat lebih ketat, dengan dipasangnya mesin scanner di pintu-pintu masuk. Sekilas melihat label tulisan “Paspampres” di salah satu mesin scanner, apakah pertanda RI-1 yang meresmikan pembukaan pameran siang tadi? Entahlah..

 

Seperti layaknya pameran-pameran handicraft lain yang sudah terlebih dahulu terselenggarakan, stand-stand pedagang batik nampak mendominasi. Beberapa batik menampilkan desain fractal yang eye-catching dan casual-look.

Inacraft2012-004 Inacraft2012-014 Inacraft2012-021

 

Dan tentunya berbagai stand di pameran ini menyajikan berbagai aneka produk sandang untuk segala jenis usia, kelamin dan keperluan (misal: untuk sehari-hari, formal ke kantor, gaun pernikahan, baju anak, dll).

Inacraft2012-019 Inacraft2012-016 

 

Aksesori dari bebatuan alam, permata, dan emas juga nampak bertebaran di seluruh penjuru ruang pameran. Stand-stand yang menjual berbagai aksesori bebatuan alam dari Kalimantan, mutiara Sulawesi, dan kerajinan emas-perak dari Jawa rata-rata nampak ramai dikerumuni para pengunjung.

Inacraft2012-009 Inacraft2012-005 Inacraft2012-010 Inacraft2012-007 Inacraft2012-012

 

Tidak hanya pakaian, tas dan sepatu dengan berbagai gaya dan corak pun ikut meramaikan pameran ini. Mata saya tertarik pada salah satu stand yang menjual berbagai kreasi tas yang terbuat dari kulit sintetik. Modelnya bagus-bagus dan harganya pun tidak terlalu mencekik dompet. Tas warna hitam-coklat yang ada di foto di bawah ini, di banderol seharga Rp. 265 ribu selama pameran.

Inacraft2012-015 Inacraft2012-028 Inacraft2012-029

 

Sedangkan sepatu, sekilas melihat label harganya, berkisar antara Rp. 120 rb hingga Rp. 220 rb.

Inacraft2012-031

 

Bicara soal dompet, jangan takut tidak bawa uang tunai banyak. Berbagai counter EDC siap melayani transaksi-transaksi yang muncul di pameran ini. Bahkan tersedia juga mobile unit BNI untuk menambah kelengkapan dan kenyamanan cara bertransaksi.

Inacraft2012-022 Inacraft2012-048

 

Disamping kerajinan-kerajinan bergaya etnik tradisional, pernak-pernik bergaya modern pun bisa banyak anda temukan di pameran ini, sesuai dengan slogan “the biggest and the most complete…” di atas. Banyak yang disainnya unik-unik dan lucu-lucu.

Inacraft2012-044 Inacraft2012-037 Inacraft2012-039 Inacraft2012-026

 

Florist pun ada, kalau anda suka bunga-bungaan (jadi inget teman sesama blogger yang hobi nanam mawar di rumahnya di Bintaro Smile with tongue out)

Inacraft2012-024 Inacraft2012-025

 

Salah satu stand aksesori yang unik adalah stand yang terlihat di bawah ini (berlokasi di Assembly Hall, ruang Oval atau apalah namanya Smile with tongue out ), saya tertarik karena di sini memamerkan berbagai kreasi peti penyimpanan unik bergaya retro. Ukuran terkecil dihargai Rp. 250 rb, dan yang terbesar Rp. 750 rb. Stiker label bergaya jadul menambah kesan ontentik pada peti-peti ini. Oh ya, sedikit ketok-ketok, saya mendapati bahwa materialnya terbuat dari pelat aluminium.

Inacraft2012-027 Inacraft2012-034 Inacraft2012-035 Inacraft2012-036

 

Stand yang menjual mainan dan boneka pun bertebaran di sana-sini. Yang menarik perhatian saya adalah stand ini yang menampilkan berbagai bantal berbentuk kucing (secara saya fans berat kucing Smile with tongue out).

Inacraft2012-040 Inacraft2012-041

 

Sedikit terkejut (dan senang) mendapati salah satu stand menjual berbagai merk dan tipe mesin jahit elektrik. Dan dengan diskon yang cukup atraktif pula..

Inacraft2012-032 Inacraft2012-033 Brosur Mesin Jahit

 

Di area Assembly Hall, saya mendapati bahwa mayoritas stand yang ada di sini adalah dari berbagai suku dinas perindustrian pemerintah dari berbagai daerah di Indonesia. Malah ada juga perwakilan suku dinas dari negara-negara ASEAN seperti Myanmar, Laos, Vietnam, dll. yang diorganisir oleh Badan Kerjasama Jepang – ASEAN.

Inacraft2012-042 Inacraft2012-043

 

Stand bertemakan “the exotic West Borneo” didisain dengan unik dan megah, menyerupai rumah Betang (rumah adat Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah). Di area stand ini pula saya menemukan tutup WC yang disainnya unik, terbuat dari batu alam Kalimantan yang khas itu lho!

Inacraft2012-045 Inacraft2012-046

 

Pokoknya, banyak yang bisa anda temukan di pameran ini lah, terutama bila anda suka berburu pernak-pernik yang lucu dan khas. Yuk, berkunjung dan berbelanja di sini! Open-mouthed smile

 

-Jakarta, 25 April 2012-

 

N.B:

1. Harga tiket masuknya tadi sih kena Rp. 10 ribu, entah kalau weekend..

2. Tadi saya bingung mau belanja apa di sini, akhirnya beli lerak buat mencuci batik. Dibanderol Rp. 25 ribu / botol, dan ada 3 macam aroma: natural, wangi melati, dan wangi mawar. Saya beli yang aroma melati. Asli bikinan Yogyakarta..

Inacraft2012-018

Renovation & Construction Expo 2012: “Building Material & Architectural Exhibition”, 19-22 April 2012

RenoConstruct-062

 

RenoConstruct-063

 

Selain tema lingkungan, pameran-pameran di bulan April ini sepertinya juga bertemakan konstruksi dan arsitektural. Salah satunya adalah pameran “Renovation & Construction Expo” ini..

 

Baik, tanpa banyak prakata, mari kita mulai perjalanan saya. Berawal dari pintu masuk (oh ya, pameran ini gratis tapi pake registrasi terlebih dahulu. Setelah registrasi anda akan mendapatkan name-tag), stand pertama yang saya lihat adalah stand pemancar air tekanan tinggi (high-pressure washer) dari Nilfisk (brand dari Denmark). Menurut penjaga stand, keunggulan produk Nilfisk ini adalah kemampuan tekanan airnya yang bisa mencapai 100 bar dengan konsumsi listrik yang cukup hemat (900 watt) dimana klaimnya adalah teririt di kelasnya. Harga selama pameran juga cukup atraktif, Rp. 1.3 juta untuk ukuran terkompak (harga normal di luar pameran Rp. 1.7 juta). Oh ya, katanya yang jaga stand juga, produk ini juga tersedia di seluruh cabang Ace Hardware. Paket pembelian sudah termasuk aksesoris yang lengkap, salah satunya adalah 3 macam nozzle untuk keperluan yang berbeda-beda: 1 untuk tekanan yang lebih tajam untuk membersihkan jamur dari misalnya lantai kolam renang, 1 untuk tekanan biasa yang biasa dipakai untuk mencuci mobil/motor, dan 1 lagi adalah nozzle yang dilengkapi soap container, jadi tidak perlu busa dan ember lagi untuk nyabunin permukaan yang hendak dicuci.

RenoConstruct-001 RenoConstruct-002 RenoConstruct-003

Lalu di lobby dalam nampak stand dari GAF nampak mencolok perhatian, sehingga saya menyempatkan diri untuk mampir. GAF ini adalah roofing system dari Amerika, dimana “genteng”nya terbuat dari aspal, yang menjanjikan insulasi yang lebih baik dibanding genteng konvensional. Selain itu sistem perekatannya diklaim tahan angin kencang hingga 122 km/jam. Saya suka warna-warnanya yang natural..

RenoConstruct-004 RenoConstruct-005  RenoConstruct-006

Masih di area yang sama, stand produsen granit dan marmer Emporium nampak mendominasi.

RenoConstruct-007 RenoConstruct-008

Masuk ke area dalam, sekilas di sekitar area pintu masuk nampak didominasi produsen-produsen ubin keramik seperti Platinum, Masterina, dan berbagai produk Italia yang saya baru pertama kali lihat. Nampak stand-standnya cukup jor-joran dalam mendisplay produk-produknya, kebanyakan berupa contoh real-life-applications sehingga para pengunjung bisa melihat gambaran kasar dari hasil pengaplikasian produk-produk mereka.

RenoConstruct-009 RenoConstruct-011 RenoConstruct-012 RenoConstruct-010

Di area tengah nampak diwarnai oleh berbagai produk roofing system (terjemahan: genteng). Merk-merk yang saya kenal seperti M-Class, Roman dll hadir di pameran ini. Kebanyakan mempromosikan produk-produk mereka sebagai “telah mengadopsi double-interlocking system”, entah apa maksudnya. Tapi kalau saya lihat dari apa yang di display, sepertinya artinya adalah kalau genteng-genteng mereka disusun, “pengunci” nya (antara satu genteng dengan lainnya) tidak cuma satu (biasanya di bagian bawah saja), tetapi juga di bagian tepi, memberikan kelekatan yang lebih baik dibanding yang biasa. Correct me if I’m wrong.. Yang menarik perhatian saya di sini adalah genteng sekaligus tempat tanaman, sehingga memberikan kesan “eco-friendly”.

RenoConstruct-020 RenoConstruct-032 RenoConstruct-021 RenoConstruct-034 RenoConstruct-022

Stand Toto, produsen sanitary products, fittings dan perabot dapur ternama, nampak mendominasi area samping Assembly Hall 1. Nampak yang ditampilkan adalah solusi dapur dan kamar mandi menggunakan produk-produk mereka. Replika Jacuzzi yang ditampilkan juga sangat atraktif. Sekilas ngobrol dengan mbak SPG-nya, sekarang website mereka (www.toto.co.id) memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai produk-produk mereka, lengkap dengan price quotation.

RenoConstruct-023 RenoConstruct-024 RenoConstruct-025 RenoConstruct-030 RenoConstruct-031

Lanjut ke Assembly Hall 2, stand yang saya lihat pertama kali adalah stand Kenari Djaja, produsen gembok dan kunci ternama. Nampak berbagai penawaran atraktif dari merk-merk yang dipegang Kenari Djaja seperti Kend dan Cisa ditampilkan di  sini, tentunya dengan promo-promo diskon.

RenoConstruct-035 RenoConstruct-037

Stand-stand solusi flooring juga memperkaya khazanah pameran di area Assembly Hall 2, terutama solusi wood panel flooring, yang salah satunya adalah dari Armany Parquet yang menawarkan harga promo Rp. 100 ribu / m2 selama pameran. Flooring dari karpet pun juga nampak agresif menawarkan potongan harga.

RenoConstruct-042 RenoConstruct-039 RenoConstruct-040 RenoConstruct-041

High-pressure washer dari Karcher nampak juga ambil bagian di pameran ini, dengan diskon selama pameran yang cukup atraktif. Sepertinya bersaing head-to-head dengan Nilfisk di depan nih, hehehe..

RenoConstruct-043 RenoConstruct-045 RenoConstruct-046

Stand peraga dari Holcim (produsen semen) nampak atraktif, terutama replika mobil “molen” nya itu lho.. (catatan: mobil “molen” maksudnya mobil hot-mix yang bentuknya kayak keong itu lho, yang biasa dipakai untuk membawa adukan semen buat proyek). Mbak SPG nya mengatakan selama pameran ada konsultasi gratis desain rumah impian anda, dan konsultannya lengkap: arsitek, insinyur teknik sipil, dan pemborong.

RenoConstruct-047 RenoConstruct-048 RenoConstruct-050

Selain Holcim, produsen semen Mortar Utama juga ada di pameran ini. Kalau tidak salah nguping dari pertanyaan salah satu pengunjung, potongan harga 1 sak nya selama pameran bisa mencapai 30 persen. Nanti kalau anda ke sana, tolong konfirmasi lagi ya, hehehe..

RenoConstruct-015 RenoConstruct-016 RenoConstruct-017 RenoConstruct-051

Stand majalah dan buku-buku desain nampak ramai dikunjungi para pengunjung. Kalau anda berminat melengkapi koleksi buku-buku arsitektur dan desain anda, jangan sampai kelewatan stand yang satu ini.

RenoConstruct-054 RenoConstruct-055

Stand Enviro, pemanas air bertenaga matahari, punya tagline “Affordable High-Quality Solar Water Heater”, hingga membuat saya mampir sebentar buat tanya-tanya. Dari bincang-bincang dengan penjaga stand, harganya Rp. 15 juta untuk yang kapasitas 130 liter (plus 1 kaca kolektor). Dan ini bikinan dalam negeri lho! Teknologi yang digunakan juga lumayan canggih: tangki besi ringan berlapis titanium, water spreader, aluminium black panel berlapis polymer di kaca kolektornya, dll.

RenoConstruct-058

Oh ya, buat anda yang mau mempercantik interior dengan lampu hias dan ornamen-ornamen lainnya, ada stand yang siap melayani anda.

RenoConstruct-056 RenoConstruct-057

Lalu ketika mau memotret-motret salah satu stand solusi insulasi di akhir kunjungan saya kali ini, mas-mas penjaga standnya langsung menghampiri saya dengan ramah dan menjelaskan produk yang ditawarkan di stand ini, yaitu solusi insulasi thermal dan akustik “Cool or Cosy” dari Australia. Inovasi dari produk ini adalah penggunaan serat selulosa dari daur ulang kertas koran sebagai material dasarnya, sangat “eco-friendly” sekali. Dijelaskan juga oleh mas penjaga stand, bahwa sekarang di Indonesia sudah ada pabriknya sendiri, sehingga ketersediaan barang cukup terjamin. Proyek-proyek yang menggunakan produk ini juga lumayan high-profile: Sentul International Convention Center, Balai Sarbini, Gandaria City, pokoknya banyak deh. Kelebihan produk ini adalah selain ramah lingkungan (tidak mengandung unsur karsinogen / pencetus kanker seperti asbestos”), juga lebih ringan, kemampuan insulasi akustik dan termal yang lebih baik, dan pengaplikasiannya menggunakan sistem direct-spray, menjamin tidak ada celah dalam lapisan insulasi. Sebagai tambahan info: menurut riset di Australia, celah di lapisan insulasi sebanyak 1% dari seluruh permukaan bisa menurunkan efektifitas insulasi sebesar 15%. Saya tanya sama mas-mas nya “kalau di spray, berarti musti nunggu kering dong? Keringnya berapa hari biasanya?”. Dijawab sama mas-mas nya, “cepet kok pak, kira-kira 3 hari aja”. Inovatif dan praktis sekali menurut saya..

RenoConstruct-053

Akhir kata:  pameran ini memeragakan berbagai produk dan inovasi terbaru terkait konstruksi dan arsitektural seperti flooring, atap, piping, insulasi, dll. Bila anda adalah pemain aktif di bidang-bidang ini, pameran ini tentunya sangat sayang buat di lewatkan. Juga buat anda yang berencana membangun / merenovasi rumah..

 

– Jakarta, 21 April 2012 –

Catatan tambahan: diluar dugaan, pameran ini SPG nya banyak yang cantik-cantik dan seksi-seksi lho, hehehe Open-mouthed smile

 

RenoConstruct-013 RenoConstruct-044 RenoConstruct-059 RenoConstruct-060

GreenRight, 2012 Green Building Conference & Expo, 11-13 April 2012

Title - 1 Title - 2

Sepertinya pameran pada bulan ini (April 2012) didominasi oleh pameran-pameran bertemakan lingkungan, atau istilahnya “eco-green”. Memang isu lingkungan saat ini semakin mengkhawatirkan, sehingga dirasakan perlu adanya kampanye environment awareness yang lebih gencar ke publik.

Salah satunya adalah pameran green building ini. Di pameran ini ditampilkan berbagai inovasi dalam arsitektur dan konstruksi bangunan yang berorientasi kepada ecological suistainability (kesinambungan ekologi).

Apa yang mendasari pentingnya pameran ini? Dari data yang saya lihat di stand Pembangunan Perumahan (PP), saat ini kita hidup di era kota, dimana 52.03% penduduk Indonesia hidup di area perkotaan, yang notabene terdiri dari bangunan-bangunan, dari yang sederhana seperti rumah tinggal sampai yang kompleks seperti gedung-gedung perkantoran, mall, apartemen, dll. Dan kota di Indonesia pun juga semakin bertambah banyak, dari 45 kota di 1970 menjadi 98 kota di 2010. Tentunya dengan semakin bertambah banyaknya kota, dampak terhadap lingkungan semakin besar. Emisi karbon meningkat, daerah aliran sungai menyempit, penyempitan lahan terbuka hijau, dan lain sebagainya. Mutlak diperlukan inovasi dalam teknologi arsitektur dan konstruksi yang lebih berorientasi lingkungan.

Salah satu inovasi yang saya lihat di pameran ini adalah lapisan insulasi Reflecto. Penjaga stand menerangkan pada saya bahwa teknologi ini diadopsi dari perisai pelindung panas pesawat ulang-alik NASA, dimana komponen pelindung panas tersebut terbuat dari keramik yang bersifat memantulkan dan melepaskan panas secara cepat. Penjaga stand mengklaim pengaplikasian lapisan ini sanggup mendinginkan temperatur ruangan tanpa perlu air conditioner (AC). Dan selama masa pameran, terdapat diskon progresif (semakin luas permukaan yang akan dilapisi, semakin besar diskonnya) dari harga normal Rp. 120 ribu / m2.

Reflecto Coating

Lalu inovasi berikut yang saya lihat adalah kaca jendela MAGI ENVIRO, dengan double-layer insulation. Diklaim dapat memberikan perlindungan lebih terhadap perubahan temperatur dari luar, mencegah pengembunan baik di lapisan luar ataupun dalam kaca, menurunkan tingkat kebisingan, dan ujung-ujungnya menurunkan biaya air conditioning. Yang menarik adalah diantara double-layer insulation ini bisa disisipi lapisan lain, semisal kaca hias untuk lebih mempercantik eksterior gedung, atau lapisan pelindung panas ekstra untuk insulasi yang lebih baik.

Magi Enviro

Berikutnya adalah panel surya pembangkit listrik untuk kebutuhan perumahan. Nampak disini unitnya sangat kompak, tidak lebih besar dari tiang jemuran. Sangat cocok untuk diaplikasikan di perumahan daerah tropis seperti Indonesia kita ini, terutama bagi kawasan yang belum mempunyai instalasi listrik tetap.

House Solar Panel - 1 House Solar Panel - 2

Kemudian di salah satu stand saya melihat BioTank, septic tank yang terbuat dari fiberglass, yang diklaim lebih irit lahan dan dengan sistem disinfektan terintegarsi sehingga lebih ramah lingkungan. Bentuk dan warnanya lucu, kayak telur ayam negeri, hehehe…

Biotank - 1 Biotank - 2

Lalu tampak pula stand Propan, produsen cat dalam negeri, juga turut ambil bagian di pameran ini, dengan tawaran berbagai produk cat yang diklaim lebih sesuai dengan iklim tropis Indonesia. Terdapat bermacam-macam produk, dimulai dari cat untuk eksterior, interior, yang tidak beraroma (odorless), dan lain sebagainya. Pilihan warna-warnanya pun juga lengkap.

Propan - 1 Propan - 2 Propan - 3 

Sejalan dengan tema “go green” yang diusung, komunitas Bike To Work (B2W) juga turut serta di pameran ini. Ada penawaran sepeda dengan harga atraktif lho, hehehe..

biketowork - 1 biketowork - 2 biketowork - 3

Komunitas BMX pun tak mau ketinggalan pula ikut serta di pameran ini. Sayang saya datang ketika pameran sudah mau tutup, sehingga melewatkan atraksi freestyle yang ditampilkan disini.

BMX

Dan tentunya tema “go green” harus melibatkan pepohonan dan tumbuhan bukan? Saya melihat ada 2 stand yang menawarkan “penghijauan” baik untuk interior maupun eksterior bangunan anda.

Green Wall Tropica

Lalu sedikit mengelilingi ruangan pameran, inovasi B-Panel, panel beton bertulang, nampak menarik perhatian saya. Dengan lapisan beton ganda yang melindungi suatu layer foam dan jalinan wiremesh (tulang kawat), diklaim memberikan resistensi lebih terhadap gempa dan soundproofing yang lebih baik dibanding teknologi konvensional.

B Panel - 1 B Panel - 2

Oh ya, saya baru tahu kalau untuk bangunan yang berorientasi lingkungan, ada rankingnya lho. Gedung yang terbaik dalam penerapan inovasi kesinambungan lingkungan adalah gedung Kementerian Pekerjaan Umum yang baru, mendapat peringkat Platinum. Sedangkan revitalisasi gedung Lemigas mendapat peringkat Silver.

Lalu berjalan keluar area pameran, bagi anda yang mendambakan bertempat tinggal di lingkungan yang asri, penawaran dari Royale SpringHill Residences bisa anda pertimbangkan. Berlokasi di daerah Kemayoran, diklaim masuk rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) sebagai “hunian dengan taman terbang terpanjang di Indonesia, 3.15 km2”, dekat dengan akses tol, dan serah terima Desember 2012 tahun ini. Sayangnya saya tidak menemukan penjaga stand yang bisa ditanyai soal harga per unit nya, soalnya sudah mau tutup pameran euy..

Royale SpringHill - 1 Royale SpringHill - 2

Penutup: pameran ini bisa menjadi sumber referensi dan informasi yang berguna bagi arsitek dan kontraktor, terutama yang giat mempromosikan kesinambungan ekologi untuk masa depan. Kalau tidak salah ada salah satu kawan saya yang tergolong aktif di topik ini, dulu pernah kuliah di Edmonton, Kanada..

-Jakarta, 13 April 2012-